TAKUT

5 views
TAKUT,5 / 5 ( 1votes )
Entah. Tumben tadi aku betah. Sebenarnya ingin jauh lebih lama. Atau waktu tak perlu berputar. Agar tak terhalang arus deras hujan. Yang ganas berhamburan. Bukan hujan seperti biasa, yang ini melilitkan perih yang menyesak di dada. Hingga gemeretak gigiku. Badanku bergetar hebat, aku menggigil bukan karna dingin yang menyergap. Tapi sakit tepat di ulu hati yang menjilat dengan gergaji. Aku takut, kamu jangan menatapku seperti itu. Aku takut. Takut yang begitu dahsyat. Membuatku tersentak tak bergeming. Aku diam lagi. Lagi. Lalu mau sampai kapan begini? Takut. Aku takut, kamu tau? Aku takut! Takut yang luar biasa, aku takut. Takut airmataku tumpah, aku tak punya lagi tempat. Aku takut hanya kamu. Takut di dekatmu, aku ingin. Kamu tak mengerti, aku takut. Aku takut, aku harus di dekapmu erat-erat. Jangan, dan jangan kau lepas sampai aku sendiri yang memintanya. Karna aku takut, gravitasi memaksaku untuk pergi. Pergi untuk menyakiti, lagi.